INI PAPARAN SUBKOR PPM BAPPEDA PANGKALPINANG DALAM RAPAT KOORDINASI PENANGANAN KEMISKINAN

SHARE

Pangkalpinang - Kepala Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia, Perekonomian dan Infrastruktur (PPMPI) Bappeda Kota Pangkalpinang dalam hal ini diwakili oleh Sub Koordinator Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Eko Yogi Hendrayana, S.I.P beserta staf mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di ruang rapat Pulau Ketawai Bappeda Babel, Kamis (22/06/2023).

Selain itu, kegiatan tersebut yang didampingi oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DP3AKB Kota Pangkalpinang, Darima, S.STP beserta staf,  Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Pangkalpinang, Salmiwati,S.Ag, Wiwi Lestari Sub Koordinator Pendampingan dan Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Pangkalpinang,

Dalam kesempatan ini, Sub Koordinator Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Eko Yogi Hendrayana, S.I.P memaparkan terkait penanganan kemiskinan di kota Pangkalpinang yang mana berdasarkan surat keputusan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor 30 Tahun 2022, pemerintah kini memakai data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dalam melakukan intervensi program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“P3KE adalah kumpulan informasi dan data keluarga serta individu anggota keluarga hasil pemutakhiran Basis Data Keluarga Indonesia. P3KE akan disimpan dalam file elektronik dan telah divalidasi NIK oleh Disdukcapil serta memiliki status kesejahteraan (Desil),” papar Eko.

Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang melalui Sub Koordinator Pemerintahan dan Pembangunan Manusia  Bidang Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia, Perekonomian dan Infrastruktur (PPMPI) juga telah melakukan Verifikasi dan Validasi (Vervali) Data Desil 1 Keluarga Kota Pangkalpinang pada tanggal 05 sampai dengan 13 Juni 2023 yang digelar di 7 Kecamatan dan 42 Kelurahan,

“Diambilnya Data Desil 1 dikarenakan pada data P3KE yang dikelola Kemenko PMK RI untuk data kemiskinan terletak pada desil 1, 2 dan 3 dari 10 desil yang ada. Dari hasil Vervali direkapitulasi dengan total awal sebelumnya terdapat 2.075 keluarga menjadi 1.445 keluarga bila dipersentasekan di angka 69,63%,” ulasnya.

Pada kesempatan yang sama, Analis Kebijakan Madya Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fitriansyah mengapresiasi untuk Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang melalui Sub Koordinator Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bidang PPMPI beserta stafnya yang telah melakukan Vervali Data Desil 1 Keluarga.

“Tetapi untuk Data Desil 1 Individu juga harus direkapitulasi sehingga dapat menjadi dasar eksekusi dan penanganan pada tahap selanjutnya,” ucapnya.

Oleh karenanya, dia mengharapkan bagi kabupaten lainnya segera untuk melakukan vervali dan penyusunan Rencana Penanggulan Kemiskinan Daerah (RPKD). 


Setelah kegiatan paparan dilaksanakan, dilanjutkan dengan penandatangan kesepakatan bersama terkait Vervali Data Desil 1 yang akan dilaporkan per semester ke Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung c.q. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (BANG)