BAPPERIDA PANGKAL PINANG TARGETKAN 2025 INOVASI LEBIH BAIK LAGI
PANGKAL PINANG - Bidang Riset dan Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pangkal Pinang menggelar Rapat Koordinasi Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang Tahun 2024 di Hotel Cordela Pangkalpinang, Senin (14/10/2024).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Pangkal Pinang Budi Utama yang didampingi Kepala Bapperida Kota Pangkal Pinang Yan Rizana, ST., M.S.i., Kepala Bidang Riset dan Inovasi, Nurwasya, S.Si., M.S.dan dihadiri oleh Camat, Lurah serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se- Kota Pangkal Pinang.
Kepala Bapperida Kota Pangkal Pinang Yan Rizana, ST., M.S.i menuturkan bahwa pihaknya beberapa waktu lalu telah berupaya untuk melatih perwakilan dari OPD menjadi inovator.
"Ada 32 teman-teman yang kita latih di Kemendagri terkait inovator. Teman-teman inilah yang nanti akan membuat atau menjadi pendukung utama di dalam OPD nya untuk membuat inovasi-inovasi," katanya.
Diakuinya, Pangkal Pinang pernah meraih kategori SANGAT INOVATIF Indeks Inovasi Daerah pada tahun 2020 silam yang terdiri dari 43 Inovasi Daerah, Skor 1462,00 dengan 11 Perangkat Daerah (PD) yang berpartisipasi.
Sedangkan 2021, Indeks Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang mendapatkan kategori Inovatif, diantaranya 25 Inovasi Daerah, Skor 59,02 dan 15 PD yang berpartisipasi.
Selanjutnya, Indeks Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang tahun 2022 juga mendapatkan kategori Inovatif dengan jumlah 40 Inovasi Daerah, skor 50,21 dan 21 PD yang berpartisipasi.
Indeks Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang memperoleh kategori Inovatif tahun 2023 dengan rincian 29 Inovasi Daerah, Skor 57,68 dan 21 PD yang berpartisipasi.
Terakhir, Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang mengirimkan 23 Inovasi Daerah, Skor sementara mencapai 65,13, 19 PD yang berpartisipasi dan 1 Inovasi Masyarakat Kelurahan Bukit Besar.
"Di tahun 2025-2029 kita memiliki target yang lebih besar, target kita bisa lebih maju. Ayo saatnya kita untuk bangkit 2025 sampai dengan 2029, mudah-mudahan inovasi kita 2025-2029 bisa lebih baik lagi dari kabupaten yang lain," harap Yan.
Sementara itu, Pj Walikota Pangkal Pinang menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus berinovasi.
Inovasi ini bisa diawali dengan mengaktifkan website dan media sosial di setiap OPD.
"Malu ketika website kita dibuka gak ada isinya. Akun yang sudah lama diaktifkan kembali, foto yang lama tolong diganti," ujarnya.
Budi Utama menambahkan di Pemerintahan Kota Pangkal Pinang, Bapperida ini sebagai jantung pemerintahan dan harus diisi orang visioner.
Oleh karenanya, dia mengajak seluruh OPD dilingkungan Pemkot Pangkalpinang mulai dari saat ini untuk berinovasi.
"Mari kita berinovasi, bantu Bappeda bantu Pemkot Pangkal Pinang. Insya Allah pas Hari Korpri 11 November nanti kita launching Smart City," tutup Budi.
Disisi lain, Kepala Subbidang Standar Kompetensi pada Pusat Litbang Inovasi Daerah, Arzad Sactio selaku narasumber dalam materinya memaparkan tentang Strategi Penguatan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang
Ia juga menjelaskan tentang Indeks Inovasi Global 2024.
"Tantangan bagi kita untuk melakukan transformasi masih minimnya HAKI. Sampai sekarang HAKI masih menjadi bagian yang penting selain melindungi kekayaan bapak ibu," pungkasnya