BAPPEDA DAN LITBANG KOTA PANGKALPINANG SEBAGAI KOORDINATOR PERENCANAAN KAMPUNG WISATA
Pangkalpinang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, S.T., M.Si yang didampingi oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang Nurwasya, S.Si., M.S membuka acara sekaligus narasumber Focus Group Discussion (FDG) Laporan Akhir Kajian Potensi dan Strategi Pengembangan Desa Wisata di Kota Pangkalpinang.
FGD yang dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang ini berlangsung di Ruang Rapat Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Senin 06 November 2023.
Dalam sambutannya, Sekda mengatakan bahwa FGD ini dilaksanakan untuk mendapatkan bahan masukan, bertukar pikiran agar menghasilkan informasi dan keterlibatan semua stakeholder terutama seluruh perangkat daerah di Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap penyempurnaan Laporan Akhir Kajian Potensi dan Strategi Pengembangan Desa Wisata di Kota Pangkalpinang.
Ia juga melanjutkan bahwa di Kota Pangkalpinang telah terdapat destinasi wisata pantai, sejarah, edukasi dan alam, hanya saja masih perlu pengelolaan yang sesuai tematik Kampung/Desa Wisata untuk ikut serta pada Anugerah Desa Wisata indonesia (ADWI) 2024.
Oleh karena itu, Sekda mengharapkan kajian Pengembangan Desa Wisata di Kota Pangkalpinang ini jangan hanya sampai sebatas hal yang biasa saja, namun diharapkan hasil kajian ini dapat diimplementasikan.
Tak hanya sebatas itu, kajian ini juga diharapkan dapat membantu Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang dan OPD terkait dalam mengetahui kesiapan dari desa-desa wisata yang akan diusulkan mengikuti ADWI tersebut supaya kekurangan yang ada dapat diperbaiki sehingga dapat lebih siap dalam ajang ini.
Dalam hal ini, Mie Go menambahkan bahwa Bapppeda dan Litbang Kota Pangkalpinang sebagai koordinator perencanaan Pengembangan Desa Wisata.
Sekadar diketahui, Kajian Potensi dan Strategi Pengembangan Desa Wisata di Kota Pangkalpinang bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui seberapa besar kesiapan pengelola desa wisata untuk menjadi Destinasi Desa wisata di Kota Pangkalpinang dan Strategi pengembangan kampung wisata tersebut.
Kajian ini dilakukan di Kota Pangkalpinang yang terdiri dari 3 lokus, yaitu Kampung Jerambah Gantung, Kampung Selindung dan Kampung Tua Tunu.
Sementara itu, dua narasumber dari Universitas Bangka Belitung, yakni Dr. Devi Valeriani, S.T., M.Si dan Ayu Wulandari, S.E., M.Si dalam kajiannya memaparkan tentang Kesiapan Pengembangan Kampung Wisata di Kota Pangkalpinang. (BANG)